PT Amako Rezeki Utama Perbaiki Jalan Berlubang di Purbalingga dengan Dana Rp50 Juta

PT Amako Rezeki Utama mengalokasikan sekitar Rp50 juta untuk memperbaiki ruas Jalan Kebutuh–Bukateja

REALINVESTIGASI.COM, PURBALINGGA - PT Amako Rezeki Utama mengalokasikan sekitar Rp50 juta untuk memperbaiki ruas Jalan Kebutuh–Bukateja di depan area perusahaannya setelah pimpinan perusahaan menyaksikan langsung seorang pengendara sepeda motor terjatuh akibat kondisi jalan yang berlubang dan bergelombang. Perbaikan dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan.

Pekerjaan pengaspalan dilakukan pada ruas sepanjang 40 meter dengan lebar 5 meter atau sekitar 200 meter persegi. Jalan tersebut selama ini menjadi salah satu titik yang kerap dikeluhkan masyarakat karena sering memicu kecelakaan, terutama saat musim hujan ketika genangan air menutupi lubang di permukaan jalan.

Menurut pihak perusahaan, perbaikan tersebut merupakan inisiatif yang lahir dari kepedulian terhadap masyarakat, mengingat jalan tersebut tidak hanya digunakan kendaraan operasional perusahaan, tetapi juga menjadi akses utama warga dan pengguna jalan setiap hari.

Inisiatif Berawal dari Pengendara yang Terjatuh

Humas PT Amako Rezeki Utama, Tofik, mengatakan keputusan memperbaiki jalan muncul setelah pimpinan perusahaan menyaksikan secara langsung kecelakaan yang dialami seorang pengendara sepeda motor akibat kondisi jalan yang rusak.

"Bosnya melihat langsung ada pengendara sepeda motor jatuh karena kondisi jalan yang rusak. Dari situ muncul inisiatif untuk memperbaiki jalan tersebut. Memang benar, di sini sering terjadi kecelakaan akibat jalan berlubang dan bergelombang. Perusahaan akhirnya mengaspal sepanjang 40 meter dengan lebar 5 meter menggunakan anggaran sekitar Rp50 juta. Alhamdulillah sekarang sudah selesai," ujar Tofik.

Ia menegaskan, langkah tersebut merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap lingkungan sekitar. Perusahaan berharap kondisi jalan yang lebih baik dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melintas.

Karyawan dan Warga Sambut Positif

Perbaikan jalan tersebut mendapat respons positif dari karyawan maupun warga Desa Penaruban. Mereka menilai kondisi jalan sebelumnya sudah lama menjadi keluhan karena sering menyebabkan kecelakaan maupun kerusakan kendaraan.

"Semoga dengan diperbaikinya jalan di depan perusahaan dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan," kata salah seorang karyawan PT Amako Rezeki Utama.

Seorang warga Desa Penaruban juga menyampaikan apresiasinya atas kepedulian perusahaan memperbaiki ruas jalan yang selama ini dikenal rawan kecelakaan.

"Terima kasih kepada pihak PT, jalannya sudah diperbaiki. Beberapa waktu lalu memang sudah ditambal oleh pihak PU, tetapi rusak lagi karena saat itu musim hujan. Memang sering terjadi kecelakaan di situ. Ada yang jatuh, ada yang bannya bocor, bahkan kendaraannya rusak," tuturnya.

Warga lainnya menambahkan bahwa kerusakan jalan kerap kembali muncul meski telah beberapa kali dilakukan penambalan.

"Selain bergelombang, juga banyak lubang. Sudah sering ditambal dan diperbaiki, tapi baru sebentar sudah rusak lagi," imbuhnya.

Jalan Kabupaten Menjadi Tanggung Jawab Pemerintah

Ruas Jalan Kebutuh–Bukateja merupakan jalan kabupaten yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Kabupaten Purbalingga melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Purbalingga. Dengan demikian, pemeliharaan rutin, rehabilitasi maupun peningkatan kualitas jalan menjadi tanggung jawab pemerintah daerah sesuai kewenangannya.

Kerusakan yang berulang pada ruas jalan tersebut dapat dipengaruhi berbagai faktor teknis, antara lain buruknya sistem drainase, tingginya beban kendaraan yang melintas, perbaikan yang hanya bersifat tambal sulam, penurunan lapisan pondasi jalan, kondisi tanah dasar yang lemah, maupun kualitas material dan pelaksanaan pekerjaan yang perlu dibuktikan melalui evaluasi teknis.

Perbaikan yang dilakukan PT Amako Rezeki Utama diharapkan dapat menjadi solusi sementara untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Namun, mengingat ruas tersebut merupakan jalan kabupaten dengan mobilitas kendaraan yang tinggi, masyarakat berharap pemerintah dapat melakukan penanganan secara menyeluruh agar kerusakan tidak terus berulang dan risiko kecelakaan dapat ditekan.

Posting Komentar

0 Komentar