Pemuda RT 2 RW 3 Bukateja Pasang CCTV, Warga Lebih Tenang

Pemasangan CCTV tersebut mendapat respons positif dari masyarakat


REALINVESTIGASI.COM, PURBALINGGA - Aksi pencurian yang sempat meresahkan warga mendorong pemuda RT 2 RW 3, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, bergerak cepat memasang kamera pengawas (CCTV) di setiap perempatan lingkungan. Sebanyak empat unit CCTV dipasang di titik strategis sebagai upaya meningkatkan keamanan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Inisiatif tersebut digagas dua pemuda setempat, Fariz (29) dan Saeful (25). Keduanya menilai sistem ronda malam yang selama ini berjalan sudah tidak seefektif dulu karena partisipasi warga semakin berkurang.

Mereka kemudian mengusulkan pemasangan CCTV sebagai solusi berbasis teknologi yang dinilai lebih praktis dan dapat menjangkau seluruh warga tanpa harus selalu berjaga di pos ronda.

Manfaatkan Kas RT untuk Pembelian

Setelah melalui musyawarah bersama warga, disepakati pembelian empat unit CCTV menggunakan dana kas RT. Setiap unit kamera dibeli dengan harga sekitar Rp200 ribu dan dipasang di titik perempatan yang dianggap rawan.

Sistem CCTV tersebut telah terhubung ke jaringan yang dapat diakses melalui telepon pintar. Dengan begitu, warga dapat memantau kondisi lingkungan secara real-time kapan pun dibutuhkan.

"Ronda sekarang memang tidak seefektif dulu. Banyak warga sibuk bekerja, jadi yang datang hanya beberapa orang saja. Kami berpikir harus ada solusi yang lebih praktis dan bisa menjangkau semua warga," ujar Arif, saat ditemui di Bukateja.
"Sekarang cukup lewat HP. Kalau ada gerak-gerik mencurigakan, bisa langsung terlihat dan segera ditindaklanjuti. Ini jauh lebih cepat dan efisien," kata Saeful.

Warga Sambut Positif

Pemasangan CCTV tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Salah seorang warga, Budi Yuwono (38), mengaku kehadiran kamera pengawas membuat lingkungan terasa lebih aman dibanding sebelumnya.

"Dulu sering ada maling berkeliaran dan mencuri barang-barang berharga milik warga. Sekarang jauh lebih tenang. Paling tidak, pelaku akan berpikir dua kali karena tahu ada CCTV," ungkapnya.

Warga menilai penggunaan teknologi pengawasan menjadi jawaban atas tantangan keamanan di era sekarang. Selain praktis, sistem ini memungkinkan partisipasi kolektif warga dalam menjaga lingkungan tanpa sepenuhnya bergantung pada ronda malam yang sulit konsisten.

Masyarakat berharap langkah RT 2 RW 3 Bukateja ini dapat menjadi contoh bagi wilayah lain. Mereka juga mendorong dukungan aparatur desa dan kepolisian agar sistem keamanan berbasis komunitas dapat berjalan lebih optimal.

Dengan terpasangnya empat unit CCTV di titik rawan, warga optimistis potensi tindak kriminal dapat ditekan dan lingkungan tetap aman serta kondusif.

Posting Komentar

0 Komentar